Fredrickus mengatakan hingga saat ini, pihak Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu terus berkoordinasi dengan Forkompinda dan instansi terkait guna mengetahui perkembangan situasi pasca gempa.
Selain itu, kata Fredrickus, polisi juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan memberikan informasi tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat.
Baca Juga:
Optimalisasi Layanan Kesehatan, Wagun Rano Bakal Revitalisasi Puskesmas di Jakarta
Lanjut Kapolres, patroli pasca gempa ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan pemulihan bagi warga yang terdampak.
“Polisi akan terus melanjutkan patroli hingga situasi kembali pulih sepenuhnya, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya pemulihan pasca bencana ini," imbuh Fredrickus.
Menurut dia, jajaran Polres Jayapura melalui Pos Pol Airu terus melakukan patroli dan monitoring pasca terjadinya gempa magnitudo 6,2 SR, Senin pukul 11.51 WIT, siang tadi.
Baca Juga:
Bupati Karo Instruksikan Optimalisasi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat Kabupaten Karo
Seperti diketahui menurut Informasi resmi dari BMKG, telah terjadi gempabumi dengan kekuatan .2 SR, 69 km Barat Daya Keerom-Papua, waktu gempa, 03-Jul-23 09:51:38 WIB, Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.