WAHANANEWS.CO, Jakarta - Cuaca ekstrem tengah melanda ibu kota Thailand, yakni Bangkok. Departemen Lingkungan dan Departemen Meteorologi Thailand melaporkan indeks panas di Bangkok telah menyentuh angka puncaknya di 51,9 derajat celcius.
Dikutip dari The Straits Times, angka tersebut sudah masuk dalam kategori level 'bahaya'. Pihak berwenang setempat pun langsung mengeluarkan peringatan keras kepada warga mengenai tingginya risiko heat stroke atau serangan panas.
Baca Juga:
Gelombang Panas Melanda, Sepanjang Juni Prancis Catat Hampir 9.000 Orang Tewas
Masyarakat diimbau untuk membatasi dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada jam-jam krusial antara pukul 11 siang hingga 3 sore. Sebagai langkah darurat, pemerintah kota juga telah membuka ruang untuk mengatasi suhu panas di berbagai penjuru Bangkok.
Penting untuk dipahami, indeks panas berbeda dengan suhu udara biasa. Angka ini merupakan representasi dari suhu yang benar-benar 'dirasakan' oleh tubuh manusia, yang dihitung dari kombinasi suhu udara dan kelembaban relatif.
Ketika kelembaban udara terlalu tinggi, kemampuan tubuh untuk mengeluarkan keringat akan menurun drastis, sehingga tubuh terasa jauh lebih panas dan rentan mengalami gangguan kesehatan.
Baca Juga:
RI Bakal Diterjang Suhu Super Panas? Ini Prediksinya BMKG
Menyoal Tingkat Keparahan Indeks Panas di Thailand
Pemerintah setempat mengkategorikan indeks panas ke dalam empat tingkat risiko untuk memandu masyarakat, yakni:
Tingkat Waspada (27-32,9 derajat celcius): Masyarakat diminta rutin minum air putih bersih.