Pankreas 'Hancur' gegara Kalap Makan
Dokter menjelaskan bahwa pola makan ekstrem seperti ini secara langsung memaksa organ pankreas bekerja melampaui batas hingga berada di ambang kehancuran.
Baca Juga:
Masyarakat Korut Makan Harimau hingga Beruang Akibat Kelaparan Ekstrem
Secara biologis, ketika seseorang melakukan diet ketat atau kelaparan dalam jangka panjang, organ pankreas akan menyesuaikan diri masuk ke dalam mode siaga dengan beban kerja yang sangat rendah (low load standby). Selama masa ini, produksi enzim pencernaan berkurang drastis karena tidak ada makanan berat yang perlu diolah.
Namun, ketika tiba-tiba tubuh dijejali makanan tinggi minyak, tinggi lemak, dan tinggi kalori dalam jumlah besar saat cheat day, pankreas dipaksa "kaget" dan mendadak harus sekresi atau memproduksi enzim pencernaan dalam jumlah raksasa dalam waktu yang sangat singkat.
"Enzim-enzim pencernaan ini akhirnya meluap dan justru berbalik menghancurkan serta merusak organ pankreas itu sendiri," jelas salah satu tim dokter rumah sakit tersebut.
Baca Juga:
Gaza Terancam Lenyap: Pasien, Jurnalis, dan Tenaga Medis Hadapi Kelaparan Massal
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.