WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang anak buah kapal (ABK) berinisial FA (43) tega menusuk rekannya sesama ABK, GS (45), saat dalam kondisi mabuk di atas kapal yang bersandar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (28/7/2025) malam.
Peristiwa berdarah itu terjadi setelah sekelompok ABK menggelar pesta minuman keras secara sembunyi-sembunyi di atas kapal untuk menghindari razia polisi.
Baca Juga:
Ngeri! Advokat di Karawaci Ditikam Debt Collector Usai Debat Soal Cicilan
“ABK awalnya minum-minum di kawasan Muara Baru, minum bersembunyi di atas kapal,” kata Kanit Reskrim Polsek Muara Baru, Ipda Fauzy Widi saat ditemui di kantornya pada Kamis (31/7/2025).
Sekira tengah malam, FA yang sudah dalam kondisi mabuk berat tersinggung dengan ucapan GS yang bernada merendahkan soal pengalamannya sebagai ABK baru.
“Dari pemeriksaan, kata-kata itu lebih ke bullying. ‘Kamu kan baru pertama naik kapal, nanti bisa enggak,’ padahal kata-kata sepele,” ujar Fauzy.
Baca Juga:
Gudang BBM Ilegal di Kota Baru Kembali Beroperasi , Mobil PT ASR Keluar Masuk, Apakah Hal ini Tidak Diketahui Polisi ?
Tersulut emosi, FA naik ke atas kapal, mengambil sebilah pisau, lalu kembali menghampiri korban yang tengah lengah di dermaga.
“Setelah korban lengah, pelaku langsung menusuk. Terekam CCTV, adegan penusukan terlihat jelas,” ucapnya.
Korban yang dalam kondisi terluka parah spontan menceburkan diri ke laut demi menghindari serangan lanjutan dari pelaku.
Sambil berpegangan pada tambang agar tidak terbawa arus, GS akhirnya diselamatkan oleh sejumlah ABK lain dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Atma Jaya, Penjaringan, Jakarta Utara.
Korban selamat dari insiden itu, namun mengalami luka tusuk dan harus menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, pelaku yang masih di bawah pengaruh alkohol sempat bersembunyi sambil marah-marah hingga akhirnya tertidur.
“Ketika tertidur, polisi pun langsung menangkap dan sempat berontak. Namun, karena dibantu ABK lain berhasil diamankan,” kata Fauzy.
Pisau yang digunakan FA ditemukan terselip di bawah kemudi kapal dan telah diamankan sebagai barang bukti.
“Pisau ditemukan di bawah kemudi kapal. Pisau kita sita,” lanjut Fauzy.
Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Muara Baru dan mengakui semua perbuatannya saat diinterogasi petugas.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]