"Pertama yang dibunuh neneknya. Pakai palu dipukul bagian leher, jatuh kemudian pelaku mengikat leher menggunakan tali rafia dan dicekik hingga meninggal dunia," ungkapnya.
Setelah korban pertama meninggal dunia, pelaku disebut membersihkan bercak darah di lokasi kejadian untuk menghilangkan jejak.
Baca Juga:
Menkop dan Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Koperasi Merah Putih Banyumas
Pelaku kemudian mengambil uang dan telepon genggam milik neneknya sebelum melanjutkan rencana berikutnya.
Polisi mengungkapkan, tersangka lalu menghubungi perempuan berinisial A (18) yang diketahui memiliki hubungan khusus dengannya.
Keduanya sempat bertemu di wilayah Baturraden sebelum akhirnya menuju rumah korban pertama di Patikraja.
Baca Juga:
Drama Menegangkan di Atap Gedung, Lansia Bawa Pisau dan Ancam Akhiri Hidup
Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa pelaku sejak awal telah merencanakan pembunuhan terhadap korban kedua.
Motif terhadap korban kedua disebut tidak jauh berbeda, yakni keinginan menguasai barang milik korban.
"Dia itu sudah merencanakan akan membunuh selingkuhannya. Setelah bertemu, korban diajak ke rumah neneknya. Di lokasi sempat terjadi cekcok karena pelaku ingin menguasai HP dan motor korban kedua," kata Ardi.