WAHANANEWS.CO - Kasus percobaan penculikan terhadap seorang lansia berusia 70 tahun di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, terungkap bermotif persoalan asmara yang tidak mendapat restu.
Polda Metro Jaya mengungkap hasil penyelidikan sementara terkait percobaan penculikan terhadap pria berinisial GH (70) yang terjadi saat korban sedang berolahraga pagi di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Baca Juga:
Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah AS dan Iran Sepakat Akhiri Peran
"Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi atau asmara yang tidak direstui," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (15/06/2026).
Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap dua pelaku berinisial CW (31) dan FAP (26) yang diduga terlibat dalam aksi percobaan penculikan tersebut.
Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman guna mengungkap lebih jauh motif serta peran masing-masing pelaku.
Baca Juga:
Cekcok di Jalan Berujung Ancaman Sajam, Polisi Usut Video Viral di Bogor
"Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih, rekaman CCTV, handphone, obeng, serta pakaian yang digunakan para tersangka saat kejadian," ujarnya.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 450 dan/atau Pasal 471 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penculikan dan/atau penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Peristiwa percobaan penculikan tersebut terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman kamera pengawas atau CCTV, korban yang saat itu sedang berjalan kaki untuk berolahraga diketahui diikuti oleh sebuah mobil.
Tak lama kemudian, salah seorang pelaku turun dari kendaraan dan langsung mendekati korban.
Pelaku kemudian berusaha memaksa korban masuk ke dalam mobil yang telah disiapkan.
"Pelaku mencoba menarik korban untuk memaksa masuk ke dalam mobil. Korban melakukan perlawanan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan tersebut," jelas Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea.
Rekaman CCTV menunjukkan korban dan pelaku sempat terlibat pergulatan sengit hingga keduanya terjatuh ke badan jalan.
Meski sudah berusia lanjut, korban terus memberikan perlawanan dan berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Teriakan tersebut diduga membuat pelaku panik dan akhirnya mengurungkan niatnya untuk membawa korban.
"Korban dan pelaku sempat bergelut hingga jatuh. Karena korban melawan dan berteriak, pelaku terlihat ketakutan lalu meninggalkan lokasi," ucap Sampson.
Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian.
[Redaksi: Rinrin Khaltarina]