WahanaNews.co | Peluncurkan tombol darurat atau panic button merupakan inovasi dari Polresta Bogor Kota. Sistem emergency ini dipasang di sejumlah lokasi publik atau vital di wilayah Kota Bogor.
"Ini mungkin akhir dari inovasi saya (di Kota Bogor). Saya sebentar lagi akan berpindah tugas," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Minggu (25/12/2022).
Baca Juga:
Tertunduk Lesu dan Menyesal, Ini kata Alung Usai Bunuh Pacar di Bogor
Ia menyebutkan, inovasi ini merupakan yang ke-69 dilahirkan selama dirinya menjabat di Kota Bogor. Panic button dibuat dalam upaya mendekatkan polisi dengan masyarakat dan merespons cepat semua laporan.
"Sepertinya kami perlu membuat sistem panic button," tambahnya.
Susatyo mengaku telah menanamkan dua hobi bagi semua anggotanya di jajaran Polresta Bogor Kota. Kedua hobi tersebut adalah kerja dan menolong.
Baca Juga:
Sadis! Seorang Pria di Bogor Ditangkap Usai Aniaya Pacar hingga Tewas
"Kami di sini punya moto menjadikan menolong sebagai hobi. Jadi dua saja. Kalau ditanya orang Polresta Bogor apa hobinya? Kerja dan menolong. Sehingga inilah kami pilih namanya sistem pertolongan cepat. Sementara ini kami letakkan di tempat yang strategis," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku panic button ini memang sangat dibutuhkan dan sebagai bentuk keseriusan dan memerlukan koordinasi yang baik. Banyak lokasi yang memang memerlukan panic button seperti Gedung Balaikota, Gedung DPRD, Kantor Dinas dan lainnya.
"Yang paling penting membangun sistem responsif. Terima kasih pak Kapolres, selamat bertugas, sukses di tempat yang baru dan Kota Bogor berterima kasih atas sejumlah inovasi luar biasa," ucap Bima.