Budi mengatakan, Kementerian Kesehatan dan BGN sepakat menggandeng para ahli gizi terkemuka untuk menyempurnakan pelaksanaan MBG. Pertemuan itu ditargetkan rampung sebelum 5 Agustus 2026 mendatang.
"Sebelum 5 Agustus, Kementerian Kesehatan dan BGN akan duduk bersama dengan ahli-ahli gizi terkemuka Indonesia, sudah ada daftarnya, kita akan duduk menentukan dua hal. Nomor satu, targetnya ini kita mau refine sekolah mana yang mau dikasih, usia mana, lokasinya di mana, fokusnya di mana, dan lain sebagainya," kata Budi saat konferensi pers di kantor Kemenko Bidang Pangan.
Baca Juga:
Desak Polda Jambi Tahan 12 Tersangka, Zainul Islam Minta MP dan Kades Betung Ikut Dijerat
Selain menentukan kelompok sasaran penerima manfaat, forum tersebut juga akan membahas standar menu makanan yang akan diberikan kepada penerima MBG.
"Jadi untuk satu tentukan target, yang satu tentukan standarnya. Standarnya ini ramai, mau kasih kacang, mau kasih susu, mau kasih apa, itu nanti masuk," ujarnya.
Budi optimistis penyempurnaan standar tersebut dapat segera dilakukan sehingga program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu bisa berjalan semakin efektif, dalam mengatasi persoalan gizi masyarakat.
Baca Juga:
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non ASN & Tutup Permanen 883 SPPG
"Saya sangat yakin dengan standar yang Kepala BGN baru ini, dia akan cepat gercep beresin itu dengan tegas. Ya sehingga berikan kesempatan kita untuk membenahi program yang menurut saya sangat penting buat kesehatan ini," pungkasnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.