Total kebutuhan mencapai 270 unit jembatan Bailey yang tersebar di Aceh sebanyak 137 unit, Sumatera Utara 27 unit, dan Sumatera Barat 106 unit.
Hingga saat ini, 20 unit jembatan telah terpasang dan dapat dimanfaatkan masyarakat, 10 unit lainnya masih dalam tahap pemasangan, serta 117 unit jembatan Aramco telah dikirimkan khusus untuk wilayah Aceh.
Baca Juga:
Api Masih Membara di Parigi Moutong, Binjai dan Demak Dilanda Dampak Cuaca Ekstrem
Di Kabupaten Aceh Tengah, Jembatan Bailey Jamur Ujung pada ruas jalan poros Bireuen–Takengon telah rampung dan kini dapat dilalui kendaraan roda empat.
Sementara itu, perakitan rangka Jembatan Krueng Pelang telah mencapai progres sekitar 80 persen.
Upaya pemulihan juga dilakukan melalui normalisasi sungai di Kabupaten Aceh Tamiang serta pembersihan fasilitas publik di Aceh Utara, yang dikerjakan secara terpadu melalui sinergi Satgas Yonzipur 5/ABW dan tim Operasi Aman Nusa II-2025.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak 11 Rumah di Blitar, Satu Fasilitas Pendidikan Terdampak
Pada sektor permukiman, pemerintah memfokuskan penanganan terhadap 49.296 unit rumah dengan kategori rusak berat.
Pekerjaan pembangunan Hunian Sementara Tahap I berlangsung di Nagari Anduring, Kecamatan Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (13/1/2026).
Dari jumlah tersebut, diusulkan pembangunan 27.575 unit Hunian Sementara (Huntara). Saat ini, sebanyak 4.280 unit Huntara telah memasuki tahap pengerjaan fisik.