Total logistik yang telah terdistribusi mencapai 1.740,39 ton atau sekitar 99,86 persen dari keseluruhan logistik yang masuk.
Operasi ini melibatkan 56 sortie pesawat charter BNPB dengan muatan 816.201 kilogram, 61 sortie pesawat Hercules dengan muatan 357.564 kilogram, pengiriman darat menggunakan 53 unit truk, serta dukungan tujuh kapal laut termasuk KRI Banjarmasin dan KRI Surabaya.
Baca Juga:
BNPB dan Kemendagri Bahas Langkah Strategis Pemulihan Pascabencana Sumbar
Selain distribusi logistik harian, armada helikopter BNPB juga aktif melaksanakan evakuasi medis darurat.
Beberapa operasi evakuasi dilakukan dari wilayah Samar Kilang di Kabupaten Bener Meriah serta Desa Bergang di Kabupaten Aceh Tengah menuju RSUD Musara Alun Takengon.
Sebagai langkah strategis untuk menjaga kelancaran seluruh proses pemulihan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus diintensifkan guna mengendalikan potensi cuaca ekstrem.
Baca Juga:
BNPB Dampingi Daerah Sumut Susun R3P, Skema Bantuan Hunian Jadi Sorotan
Hingga Senin (12/1/2026), total akumulasi penyemaian awan telah mencapai 1.150 sortie di tiga provinsi terdampak, dengan rincian 433 sortie di Aceh, 344 sortie di Sumatera Utara, dan 373 sortie di Sumatera Barat.
Sinergi lintas sektor ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh tahapan pemulihan pascabencana berjalan optimal hingga kondisi masyarakat kembali pulih dan stabil sepenuhnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.