WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto akan meresmikan program listrik desa dalam waktu dekat ini.
Bahlil mengungkapkan rencana tersebut usai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Negara. Ia menegaskan bahwa pengerjaan infrastruktur listrik untuk program tahun 2025 telah rampung dan siap untuk dioperasikan bagi masyarakat.
Baca Juga:
Penantian Puluhan Tahun Berakhir! Takatunga 1 Akhirnya Terang, Bupati Ngada Bawa Listrik, Bangun Poskesdes, dan Pastikan Pelosok Tak Lagi Tertinggal
"Alhamdulillah, saya baru selesai menghadap Bapak Presiden dan kalian melakukan rapat terbatas untuk membahas, pertama adalah peresmian listrik desa," ujar Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Dalam catatannya, terdapat sekitar 11.000 desa di Tanah Air yang hingga saat ini belum mendapatkan akses listrik. Untuk tahap awal, sebanyak 1.400 desa yang masuk dalam program pembangunan tahun 2025 telah selesai dikerjakan dan akan segera diresmikan oleh Prabowo sebelum pertengahan Agustus mendatang.
"Dan Alhamdulillah, di tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 lebih yang ini akan dilakukan peresmian oleh Bapak Presiden nanti dalam waktu dekat, sebelum tanggal 14 Agustus," jelas Bahlil.
Baca Juga:
Pemprov Papua Genjot PAD Lewat Migas dan Perluas Listrik ke Wilayah 3T
Soal pendanaan, Bahlil memastikan bahwa anggarannya sudah tersedia. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk tahun 2026 hingga 2027 guna mengejar target desa-desa lainnya yang masih dalam daftar tunggu elektrifikasi.
"Mengenai dengan anggaran listrik desa yang kita melakukan adalah program 2025 sudah selesai pengerjaannya. Jadi nggak lagi kita bicara anggaran karena sudah mudah diresmikan. Namun 2026-2027 itu anggarannya juga sudah ada," tegasnya.
Selain listrik desa, rapat tersebut juga membahas peluncuran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Giga Watt (GW). Tahap pertama dari proyek energi terbarukan tersebut telah disetujui dan direncanakan akan segera melakukan proses peletakan batu pertama atau groundbreaking dalam waktu dekat.
"Jadi ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan nanti oleh Presiden sendiri yang Insya Allah dalam rencananya akan meresmikan," tutup Bahlil.
[Redaktur: Tumpal Alpredo Gultom]