WAHANANEWS.CO, JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengaku enggan menjawab ketika dikonfirmasi tentang ada utusan dari Presiden ke-7 Joko Widodo yang dikirim untuk menemui Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, demi tidak dipecat dari keanggotaan partai berlogo moncong banteng tersebut.
Puan meminta kepada semua pihak untuk menanyakan kepada yang bersangkutan baik kepada Jokowi maupun yang melemparkan tudingan tersebut.
Baca Juga:
Wanti-Wanti Soal Penyusunan APBN 2027, Puan Soroti Efek Dolar Rp17.500
"Ya tanyakan kepada yang bersangkutan," ujar Puan dikutip dari Tirtoid, Senin (17/3/2025).
Tak hanya itu, Puan juga menanggapi pernyataan Jokowi yang mengaku telah bersabar karena sering difitnah dan dijelekkan oleh berbagai pernyataan yang disampaikan sejumlah unsur pengurus PDIP.
Menurut Puan, daripada menyalahkan atau menyinggung soal Jokowi, lebih baik untuk saling introspeksi. Sebab, Puan menyadari tiap manusia memiliki kekurangan.
Baca Juga:
DPR Soroti Ancaman Judi Online Asing, Puan Desak Pengawasan Berkala
"Kita semua pastinya manusia yang tidak sempurna, kita semua pasti punya masa lalu, tetapi kita ingat bahwa membangun bangsa enggak bisa sendirian, kita semuanya pasti punya kesalahan. Namun, kita juga harus introspeksi diri bahwa bagaimana ke depan untuk bangsa ini," terangnya.
Sementara itu, Puan mengaku enggan berlarut ke dalam masalah antara PDIP dan Jokowi tersebut. Dia menekankan bahwa masalah yang terjadi di Indonesia saat ini tidak bisa diselesaikan sendirian.
Oleh karena itu, lanjut Puan, diperlukan kerja sama lintas pihak dan gotong royong satu sama lain dari seluruh elemen masyarakat.