Ia bahkan mengaku pernah melihat hasil karya AI yang menggambarkan dirinya seolah bernyanyi dengan suara merdu hingga berpidato dalam berbagai bahasa asing.
"Ini masalah bagi kita. Waspada," katanya.
Baca Juga:
Saiful Mujani Ajak Jatuhkan Pemerintah, Fahri: Jangan Main di Luar Konstitusi
Meski demikian, Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan terhadap kritik, hujatan, maupun fitnah yang ditujukan kepadanya.
Menurutnya, hal tersebut justru menjadi pengingat agar dirinya dan pemerintah tetap waspada dan terus melakukan evaluasi diri.
"Kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, dihujat anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada. 'Prabowo bodoh', wah saya harus waspada kalau saya bodoh saya harus kumpulin orang-orang pintar bantu saya. Yang terakhir itu, 'Prabowo keras kepala'. Kalau saya dibilang keras kepala iya, saya harus terima itu sebagai, saya harus pegang kepala saya ini keras ndak, atau harus apa," katanya.
Baca Juga:
Presiden Prabowo di Depan Investor Jepang: RI Akan Gencarkan Kendaraan Listrik
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.