WahanaNews.co | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir masih terus menggenjot kinerja BUMN yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19, dengan tidak mengizinkan seluruh Dewan Direksi dan Komisaris mudik Lebaran sebelum ada BUMN yang memperlihatkan pencapaian target kinerja.
Larangan ini ditegaskannya saat melepas keberangkatan mudik gratis yang difasilitasi BUMN.
Baca Juga:
Kalah 5 – 1 dari Australia, Erick Thohir: Saya Tetap Dukung Tim Nasional
"BUMN yang telah memperbaiki kinerjanya dan berhasil mencapai target-target yang telah ditetapkan, baru boleh mudik," kata Erick di Jakarta, Kamis (28/4/2022).
Ia mengutarakan, hampir 90 persen kinerja bisnis BUMN masih terdampak akibat pandemi Covid-19.
Baru sebagian perusahaan mulai mampu berbenah dan bangkit serta mencatatkan kinerja positif.
Baca Juga:
Rumor “Jeffrie Geovanie” Masuk Kabinet Prabowo Gantikan Erick Thohir, Pengamat Bilang Hati-hati
Sehingga inilah penyebab ia mesti memberikan penegasan soal izin mudik tersebut.
Mudik Gratis BUMN
Kementerian BUMN melalui 25 perusahaan negara memang memfasilitasi mudik gratis bagi masyarakat.
Program ini dilaksanakan sejal 27 April - 1 Mei 2022.
Total moda transportasi bus yang disediakan perseroan mencapai 542 unit, menuju 39 kota dan membawa pemudik sekitar 24.605 orang di hari pertama program ini digelar di kawasan GBK, Rabu kemarin.
"Saya berpesan para pemudik, penting sekali keamanan kita jaga," ungkap dia.
Lebih lanjut, mudik gratis BUMN melalui moda transportasi kereta api yang disediakan sebanyak 166 rangkaian kereta dengan 15.000 pemudik menuju 39 kota.
Erick mengatakan, pemerintah memperkirakan total pemudik Lebaran tahun ini mencapai 85 juta orang.
Jumlah ini tersebar di sejumlah moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api.
"Ada 85 juta masyarakat yang akan mudik. Hari ini saja tujuan luar biasa, ada yang ke Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah. Ini hanya sebagian Provinsi yang kita sebutkan, ini luar biasa," tandasnya. [rin]