WAHANANEWS.CO, Jakarta - Memasuki hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian korban longsor di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan kembali mencatatkan perkembangan signifikan dengan ditemukannya 13 body pack atau kantong jenazah.
Dengan temuan terbaru tersebut, total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga Senin (26/1/2026) pukul 18.30 WIB mencapai 38 kantong.
Baca Juga:
83 Korban Longsor Bandung Barat dalam Pencarian, Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca
Seluruh temuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Kantong jenazah yang diterima Tim DVI tidak seluruhnya berisi jenazah utuh, melainkan juga berupa potongan anggota tubuh.
Kondisi tersebut membuat proses identifikasi memerlukan pendalaman secara lebih teliti dan menyeluruh.
Baca Juga:
Tujuh Hari di Medan Ekstrem, Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Akhirnya Ditemukan
Saat ini, Tim DVI terus melakukan pemeriksaan melalui tahapan post mortem dan ante mortem guna mencocokkan data korban.
Seluruh proses identifikasi dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta standar ilmiah, demi memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak keluarga korban.
Pada operasi pencarian hari ini, fokus penyisiran diarahkan ke sektor A1 dan A2.
Penentuan lokasi tersebut didasarkan pada hasil pemetaan menggunakan teknologi drone yang kemudian dicocokkan dengan informasi dari Kepala Desa Pasirlangu.
Berdasarkan keterangan tersebut, sektor A1 dan A2 diketahui merupakan area yang terdapat permukiman warga.
Hingga saat ini, proses identifikasi terhadap seluruh kantong jenazah yang telah diserahkan ke Tim DVI masih terus berlangsung.
Sementara itu, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari dengan rencana penyisiran di sektor A dan sektor B guna memastikan tidak ada korban yang terlewat.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]