WahanaNews.co, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) guna memperkuat pengelolaan aset negara sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga:
Korem 042/Gapu Gelar Bazar Ramadhan TNI 2026, Warga Jambi Timur Antusias Berburu Sembako Murah
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas capaian Danantara pada tahun pertama operasionalnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa target jangka panjang lembaga tersebut masih cukup besar sehingga diperlukan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
“Dalam tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa perusahaan yang dikelola secara baik pada umumnya mampu mencatat tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) minimal 10 persen. Namun pada tahap awal operasional, ia menilai target realistis bagi Danantara adalah mampu memberikan pengembalian sekitar 5 persen kepada negara setiap tahun.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Hadiri Tasyakuran HUT Pertama Danantara Indonesia
Menurut Prabowo, apabila target tersebut tercapai maka kontribusi yang dapat diberikan Danantara kepada negara akan sangat signifikan.
“Kalau hanya 5 persen return on asset, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar tiap tahun. 50 miliar dolar adalah sekitar Rp800 triliun,” kata dia.
Meski demikian, Presiden mengaku cukup gembira dengan laporan kinerja Danantara sepanjang 2025. Ia menyebut tingkat pengembalian aset lembaga tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.