Untuk diketahui, pemerintah menargetkan pembiayaan utang tahun ini sebesar Rp 696,3 triliun. Angka ini turun jika dibandingkan dengan target pembiayaan utang yang ada dalam APBN 2022 yakni Rp 870,5 triliun maupun outlook di tahun ini yang sebesar Rp 757,6 triliun.
Pembiayaan utang tahun 2022 menurun karena kondisi perekonomian diperkirakan semakin membaik, serta seiring dengan defisit anggaran yang ditargetkan mencapai 2,84% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp 598,2 triliun. [ast]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.