"Tulisannya ringan, renyah dan sarat makna," ujar Raja Pane.
Tiga wartawan penerima penghargaan Press Card Number One (PCNO) di HPN 2025 juga meluncurkan bukunya, di antaranya:
Baca Juga:
Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas
1. Buku bertajuk "Pentingnya Wartawan Memahami Etika Jurnalistik" Karya Berman Nainggolan
2. Buku berjudul "Peran Pers Dalam Penegakan Hukum Ditinjau Dari Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999" karya Naek Pangaribuan
3. Buku karya Umi Sjarifah bertajuk "Pergulatan Jurnalis Perempuan Membangun Media Sudut Pandang di Era Digital."
Baca Juga:
PWI Pusat Akan Selenggarakan Natal Bersama Wartawan Kristiani se-Jabodetabek
Terbitnya buku-buku ini menandakan bahwa wartawan anggota PWI tetap kerja produktif dan berpikir positif menghadapi tantangan masa depan.
"Peluncuran buku HPN, dan 3 buku yang ditulis oleh wartawan penerima kartu Press Card Number One (PCNO) ini menunjukkan kita produktif dan positif menyikapi tantangan masa depan. Ini orientasi kita ke depan untuk kesejahteraan anggota. Kita tidak ingin pikir apa-apa (negatif---Red)," ujar Hendry Ch Bangun.
Hendry Bangun mengatakan memang dinamika HPN ini luar biasa hebat, sangat memakan pikiran dan perasaan.