WahanaNews.co | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI meminta kepada para pejabat menjadi teladan bagi masyarakat untuk tidak berwisata ke luar negeri, tapi cukup di dalam negeri.
"Ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, yang intinya mengajak pejabat menjadi teladan," ujar Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono, di sela pembukaan Bursa Pariwisata Majapahit Travel Fair 2022 di Tunjungan Plaza Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/9/2022).
Baca Juga:
Regulasi Baru Pariwisata Bali: Wayan Koster Gaspol dengan SE No. 7 Tahun 2025
Pria asal Banyuwangi tersebut menyampaikan bahwa Presiden menargetkan tahun depan pergerakan wisatawan Nusantara harus mencapai satu miliar pengunjung domestik se-Indonesia.
"Kalau dibagi 500 kabupaten/kota saja, maka rata-rata dua juta wisatawan. Lalu, harapannya satu pengunjung berwisata mengeluarkan Rp 1 juta, berarti ada Rp 1.000 triliun uang berputar di sektor dunia pariwisata dan ekonomi kreatif," ucapnya.
"Di Jatim targetnya harus 5-10 juta orang yang datang berwisata. Apalagi memiliki potensi dan destinasi wisata yang luar biasa," tambah Dwi Marhen.
Baca Juga:
Wamenpar Akui Efisiensi Anggaran Berdampak Besar pada Industri Event Bali
Pada kesempatan tersebut, Kemenparekraf juga mengapresiasi Pemprov Jatim yang menggelar bursa pariwisata, sehingga mampu mendongkrak sekaligus menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata.
Di tempat sama, Plt Asisten Sekdaprov Jatim, Ahmad Jazuli, menyampaikan, di wilayahnya memiliki banyak potensi pariwisata, baik alam, budaya, dan buatan.
Karena itulah, kata dia, menjadi tidak tepat jika potensi yang ada di Bumi Majapahit tak dimunculkan dan diperkenalkan ke masyarakat.