- Tol Probolinggo–Banyuwangi, Seksi 1 & Seksi 2 Gending–Paiton (24,08 km)
- Tol IKN, mencakup Seksi 3A, 3B, 3B2, 5A, 5B, 6A, dan Jembatan Pulau Balang (50,23 km)
Baca Juga:
Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera
Selain lima ruas fungsional tersebut, Kementerian PU juga menyiapkan tiga ruas tol baru serta infrastruktur pendukung yang dijadwalkan mulai beroperasi atau telah rampung administrasinya menjelang Nataru.
Daftar ruas baru tersebut antara lain:
- Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg, Seksi 1 (JC Sedyatmo–IC Kosambi) sepanjang 4,7 km, telah mendapatkan SK operasi pada 10 November 2025.
Baca Juga:
Menteri PU Tegaskan Komitmen Infrastruktur Dasar Wilayah Perbatasan di Miangas
- JC Palembang, penghubung Tol Kayu Agung–Palembang–Betung dan Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sepanjang 7,6 km, direncanakan mulai beroperasi Desember 2025.
- Penambahan lajur Tol Tangerang–Merak (KM 77+800 – KM 86+538), yang sudah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) sejak 14 November 2025.
Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Wilan Oktavian, menyebut bahwa Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan belum dapat difungsionalkan pada periode Nataru kali ini.