Keindonesiaan adalah bagian dari kanalisasi kerinduan
bersama mencecap kesejahteraan sosial.
Pesannya, fragmentarisme pembangunan negara-bangsa tak
pernah boleh jadi bagian dari proses ini.
Baca Juga:
Peringati Hari Bela Negara Ke-76 Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Upacara
Sebab, setiap elemen bangsa niscaya menggenggam hak
yang sama untuk menyuntikkan nilai-nilai agung ke dalam ruang keindonesiaan.
Dari perspektif ini, kita juga kemudian bersua dengan
kesadaran bahwa pembangunan negara-bangsa bukan proses teknis yang terpisah
dari mimpi-mimpi terdalam dan terbaik dari setiap anak bangsa.
Kita perlu menaruh perjalanan pembangunan
keindonesiaan kita sesuai maksud dan titik mula kehadirannya.
Baca Juga:
Danlanal Palu Lepas Empat Kontingen Saka Bahari Ikuti PPKM Nasional 2024
Peniadaan satu kepingan sosial-politik adalah sebuah
tabrakan yang menghancurkan keindonesiaan kita.
Seharusnya ini tak akan lagi mencuat sebagai tragedi
keindonesiaan pada usianya yang semakin lanjut. (Max Regus, Dekan FKIP Unika Santu Paulus Ruteng, Flores, NTT)-dhn