Gus Ipul berpesan kepada para bupati/walikota yang hadir untuk segera mengusulkan calon lokasi Sekolah Rakyat.
Usulan dapat berupa revitalisasi aset maupun usulan pembangunan baru melalui penyediaan lahan milik pemda.
Baca Juga:
Imbauan Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Banten: Salurkan Zakat Melalui Baznas atau LAZ Resmi
"Jadi bisa mengusulkan menggunakan aset eksisting. Sekarang yang sudah mengusulkan ke kami ada 198 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Kami mohon kepada bupati/walikota kami tunggu usulannya," ucap Gus Ipul.
Partisipasi aktif daerah diharapkan mampu menyukseskan percepatan pendirian Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mengingat program tersebut berdampak langsung bagi masyarakat.
"Yang sekolah adalah warga bapak-ibu sekalian, warga sekitar situ. Untuk membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak keluarga miskin agar bisa mendapat pendidikan layak," kata Gus Ipul.
Baca Juga:
Pemprov Banten Dorong Peran Keluarga untuk Hak Anak dan Unggul Generasi Penerus
Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan pihaknya sangat antusias menyambut Program Sekolah Rakyat.
"Saya sudah mengajukan 5 titik di Provinsi. Ditambah tadi Lebak mengajukan 1 lahan seluas 10 hektare untuk mendukung Sekolah Rakyat," kata Andra Soni.
Ia menuturkan pihaknya akan mengoptimalkan bangunan-bangunan sekolah eksisting yang telah ada.