Timwas Haji DPR menilai pendekatan preventif yang diterapkan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko gangguan kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Terlebih, kondisi cuaca ekstrem dan aktivitas ibadah yang padat kerap menjadi tantangan utama bagi jemaah, khususnya lanjut usia dan penderita penyakit bawaan.
Baca Juga:
Danang Wicaksana Soroti Transportasi dan Layanan Lansia dalam Penyelenggaraan Haji 2026
DPR RI juga meminta agar pengawasan kesehatan terus diperkuat menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Fase tersebut dikenal memiliki tingkat kelelahan yang tinggi karena mobilitas jemaah sangat padat dan berlangsung dalam kondisi cuaca panas.
Cucun menegaskan Timwas Haji DPR akan terus melakukan pengawasan secara intensif hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai.
Baca Juga:
DPR Pastikan Dana Haji Sejalan dengan Kualitas Layanan Jemaah
Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kepada jemaah, terutama layanan kesehatan, berjalan optimal dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar pelayanan kepada jemaah tetap maksimal sampai seluruh rangkaian ibadah selesai,” pungkas Politisi Fraksi PKB ini.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.