WAHANANEWS.CO, Jakarta – WAHANANEWS.CO, Jakarta – Persatuan Pengacara Perlindungan Konsumen Indonesia (Perapki) menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Organisasi tersebut menilai momentum ini sebagai langkah penting dalam memperkuat tata kelola keimigrasian nasional.
Baca Juga:
Pemalsuan Paspor, Imigrasi Jakpus Tangkap WN Pakistan
Ketua Umum Perapki, KRT Tohom Purba, menyampaikan harapan besarnya secara langsung terhadap kepemimpinan baru di Direktorat Jenderal Imigrasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Hendarsam Marantoko atas amanah sebagai Direktur Jenderal Imigrasi. Ini adalah kepercayaan besar dari negara yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, dan keberanian melakukan reformasi,” ujar Tohom, Senin (6/4/2026).
“Kita butuh sosok yang tidak hanya paham hukum, tetapi juga mampu menerjemahkan hukum menjadi kebijakan yang melindungi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Saya melihat kapasitas itu ada pada beliau,” lanjutnya.
Baca Juga:
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Muara Enim Panen Raya Serentak Pemasyarakatan
Ia juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan keimigrasian.
“Saya berharap di bawah kepemimpinannya, sistem imigrasi kita semakin modern, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Digitalisasi harus jadi prioritas utama,” tegas Tohom.
Selain itu, Tohom menyoroti perlunya penguatan pengawasan internal.
“Integritas aparatur itu kunci. Tanpa pengawasan yang kuat, pelayanan tidak akan maksimal. Saya yakin Dirjen yang baru mampu membangun sistem yang bersih dan profesional,” katanya.
Dalam pandangan strategisnya, Tohom juga menyinggung peran imigrasi dalam konteks global.
“Imigrasi hari ini bukan hanya soal keluar-masuk orang, tapi juga menyangkut kedaulatan negara, investasi, hingga perlindungan WNI di luar negeri. Ini harus dikelola dengan visi besar dan keberanian mengambil keputusan,” ujarnya.
Ia turut mendorong penguatan kolaborasi lintas lembaga.
“Saya mendorong agar sinergi dengan aparat penegak hukum dan lembaga internasional diperkuat, terutama untuk menghadapi kejahatan lintas negara seperti perdagangan manusia dan penyalahgunaan izin tinggal,” tambahnya.
Menurutnya, pelantikan ini harus menjadi momentum perubahan.
“Ini adalah momentum untuk melakukan lompatan besar dalam reformasi birokrasi imigrasi yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik,” tutup Tohom.
Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto resmi melantik Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 187/TPA Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan yang sama, Iwan Santoso juga dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas Dirjen sebelumnya, Yuldi Yusman.
Menteri Agus menyampaikan apresiasi atas dedikasi Yuldi serta menekankan bahwa jabatan pimpinan tinggi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]