Menurutnya, prinsip itu masih sangat relevan untuk membentuk kepala daerah yang berintegritas serta mengutamakan kepentingan rakyat.
“Saudara harus menjalankan pemerintah yang bersih dan adil. Kalau tidak, saudara tidak akan berhasil. Ini berlaku untuk setiap tingkat,” tegas Prabowo.
Baca Juga:
Industri Otomotif Terancam, Kadin Desak Prabowo Batalkan 105 Ribu Mobil India Senilai Rp 24,6 T,
Lebih jauh, Presiden menegaskan bahwa komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih dan adil tidak hanya menjadi tanggung jawab Presiden semata, tetapi juga harus dilaksanakan oleh seluruh pemimpin daerah, termasuk bupati, wali kota, camat, hingga lurah dan kepala desa.
“Saya harus menegakkan pemerintah yang bersih dan adil. Ini kewajiban saya. Dan ini kewajiban semua bupati-bupati, dan wali kota-wali kota, dan camat-camat, dan kepala-kepala desa, dan lurah-lurah. Kalau tidak, kita tidak akan jadi negara yang berhasil. Tidak mungkin ada kemakmuran. Pemerintah yang korup, tidak mungkin membawa kemakmuran kepada rakyat,” pungkasnya.
Dengan penekanan tersebut, Presiden Prabowo berharap seluruh pemimpin di tingkat daerah dapat semakin memperkuat komitmen mereka dalam membangun pemerintahan yang transparan, adil, serta benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Baca Juga:
Produk AS Resmi Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal, Aturan Sembelih Hewan Ikut Standar Amerika
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.