Lebih lanjut, Puan mengusulkan pemerintah segera menjalankan
kembali program Kartu Prakerja di bawah koorindasi Kemenko Perekonomian ini.
Menurutnya, Kartu Prakerja gelombang berikutnya harus segera berjalan untuk
menyasar para pencari kerja ataupun pekerja yang kena PHK selama masa PPKM
darurat dan PPKM Level 3-4.
"Apapun proses administrasi untuk realisasi program ini
harus mempertimbangkan desakan kebutuhan masyarakat yang tidak bisa
tunda," kata Puan.
Baca Juga:
Puan Maharani Lihat Sinyal, Cepat atau Lambat Bakal Terjadi Reshuffle
Untuk diketahui, pemerintah kembali mengadakan BSU untuk
para pekerja di masa PPKM level 3-4 ini. Bantuan itu diberikan kepada pekerja
yang bergaji maksimal Rp 3,5 juta/bulan, terdaftar di BP Jamsostek dan bekerja
di wilayah PPKM Level 3-4. Besaran bantuan adalah Rp 1 juta per pekerja untuk
dua bulan, yakni Juli dan Agustus 2021.
Distribusi Vaksin Tak
Boleh Tersendat
Baca Juga:
Puan Berharap Masyarakat Mendapatkan Fasilitas Kesehatan yang Setara
Selain itu, Puan juga mengapresiasi kebijakan pemerintah
yang semakin mempermudah warga untuk mendapat vaksinasi COVID-19. Namun,
menurut Puan, kemudahan akses ini harus dibarengi dengan pasokan dan distribusi
vaksin yang semakin lancar.
"Kalau akses vaksin telah diperluas untuk warga yang
belum punya NIK serta warga rentan, dan sebelumnya juga anak di atas 12 tahun
sudah boleh divaksin, berarti sasaran vaksinasi semakin luas. Karena itu,
pasokan dan distribusinya tidak boleh tersendat, justru harus semakin
lancar," ujarnya.
Mantan Menko PMK ini berharap ke depan tidak ada lagi laporan
tentang keterbatasan stok vaksin di daerah yang mengakibatkan proses vaksinasi
menjadi tersendat atau bahkan terhenti.