WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dinilai menjadi salah satu terobosan penting yang dikembangkan Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan sistem pembayaran nasional.
Kehadiran QRIS tidak hanya mendorong pertumbuhan transaksi ekonomi digital di dalam negeri, tetapi juga memperluas jangkauan sistem pembayaran Indonesia hingga ke pasar internasional.
Baca Juga:
BI Angkat Suara Soal Viral Toko Roti Tak Terima Uang Tunai
Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan perluasan implementasi QRIS.
Menurutnya, inovasi tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap kemudahan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam transformasi ekonomi digital.
Ia menjelaskan, saat ini QRIS telah menjadi metode pembayaran non-tunai yang digunakan secara luas oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelaku usaha kecil hingga sektor bisnis modern.
Baca Juga:
Ayah Pidato Di Bloomberg, Anak Hadiri Forum G20
Penggunaan yang terus meningkat menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital buatan dalam negeri.
“QRIS ini patut kita apresiasi karena telah menjadi sistem pembayaran yang berdaulat. Transaksi tetap berada di Indonesia dan manfaat ekonominya kembali ke dalam negeri,” ujar Marwan saat diwawancarai Parlementaria di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Marwan juga memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas keberhasilannya memperluas penggunaan QRIS ke sejumlah negara.
Menurut dia, langkah tersebut menjadi bukti bahwa sistem pembayaran digital Indonesia mulai mendapat pengakuan dan kepercayaan di tingkat global.
Ia menilai ekspansi QRIS ke berbagai negara tidak hanya mempermudah masyarakat Indonesia ketika melakukan transaksi di luar negeri, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia dalam ekosistem ekonomi digital internasional yang semakin berkembang pesat.
“Kalau QRIS semakin diterima di banyak negara, berarti kita punya sistem pembayaran yang kompetitif dan membanggakan,” kata Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Selain mendukung perluasan jaringan internasional QRIS, Marwan juga mendorong Bank Indonesia untuk terus meningkatkan aspek keamanan, kemudahan akses, serta edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan QRIS.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar manfaat digitalisasi sistem pembayaran dapat dirasakan lebih luas, khususnya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menambahkan, digitalisasi sistem pembayaran akan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat inklusi keuangan nasional, meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi, serta memperkuat fondasi ekonomi Indonesia agar semakin modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Menutup keterangannya, Marwan menegaskan bahwa Komisi XI DPR RI akan terus mendukung berbagai inovasi yang dilakukan Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional sekaligus mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh sektor ekonomi masyarakat.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]