Untuk itu, petugas BPBD berkoordinasi dengan aparat desa setempat guna melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan situasi dan kondisi cuaca, sekaligus mengimbau masyarakat agar siap melakukan evakuasi mandiri apabila diperlukan.
Sementara itu, dari Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, dilaporkan kejadian cuaca ekstrem yang melanda tujuh desa di tiga kecamatan pada Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga:
Dana Tunggu Hunian Disalurkan, Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara di Lhokseumawe
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Prambanan, Manisrenggo, dan Tulung.
BPBD Kabupaten Klaten mencatat dampak cuaca ekstrem tersebut berupa 23 rumah mengalami kerusakan ringan, satu fasilitas umum rusak ringan, dua tempat usaha mengalami kerusakan sedang, serta delapan akses jalan terdampak akibat angin kencang disertai pohon tumbang.
Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Kabupaten Klaten segera menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan.
Baca Juga:
Pasca Banjir Bandang Bener Meriah, BNPB Tekankan Relokasi dan Prinsip Build Back Better
Bersama Tim Reaksi Cepat, perangkat desa, TNI/Polri, dan relawan, penanganan pohon tumbang yang menghambat akses jalan berhasil diselesaikan pada hari yang sama.
Beralih ke wilayah Indonesia bagian timur, banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan banjir melanda Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIT.