WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menetapkan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara.
Kebijakan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) 2/2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara.
Baca Juga:
Sinyal Reshuffle Prabowo: Menteri Tak Bekerja untuk Rakyat Akan Disingkirkan
"Menetapkan tanggal 1 Maret Hari Penegakan Kedaulatan Negara," demikian bunyi Keppres tersebut, seperti dikutip Jumat (25/2/2022).
Meski demikian, Keppres tersebut menegaskan bahwa Hari Penegakan Kedaulatan Negara bukanlah hari libur nasional.
"Hari Penegakan Kedaulatan Negara bukan merupakan hari libur," bunyi Keppres itu.
Baca Juga:
Demo Perangkat Desa Sepemko Subulussalam Minta Presiden RI Turunkan Tim Audit Keuangan
Sebagai informasi, Hari Penegakan Kedaulatan Negara merupakan usulan yang diajukan oleh Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.
Usulan tersebut sebelumnya disampaikan Kementerian Dalam Negeri untuk memperingati Serangan Umum yang terjadi pada 1 Maret 1949.
Adapun peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 sendiri dianggap bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, merujuk pada pertimbangan aturan tersebut. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.