"Kalau kita sebagai politisi yang nasionalis, yang punya semangat kebangsaan, kita butuh dunia usaha kita ini menjadi tuan di negeri sendiri," tegasnya.
Martin menambahkan, tantangan tersebut semakin nyata di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital yang hingga kini masih banyak didominasi oleh perusahaan-perusahaan asing.
Baca Juga:
Bulan Mei Banyak Libur, Pengusaha Ada yang Meradang Ada yang Gembira
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alasan kuat mengapa peran KADIN perlu diperkuat agar mampu mendorong daya saing pelaku usaha nasional.
Karena itu, KADIN dinilai memiliki posisi strategis dalam memastikan dunia usaha Indonesia dapat tumbuh, berkembang, dan memperoleh ruang yang lebih besar di pasar domestik maupun global.
Dengan penguatan peran tersebut, dunia usaha nasional diharapkan mampu menjadi penggerak utama perekonomian sekaligus memperoleh manfaat maksimal dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi di dalam negeri.
Baca Juga:
DPR Desak Write-Off untuk Korban Bencana dengan Kerusakan Total
"Jadi kita perlu KADIN untuk memastikan dunia usaha kita itu menjadi tuan di negeri kita sendiri," pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.