WAHANANEWS.CO, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, meminta pemerintah Indonesia mengambil langkah yang lebih aktif dalam merespons meningkatnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Menurutnya, Indonesia perlu memanfaatkan peran strategisnya di tingkat internasional untuk mendorong penghentian aksi militer serta mengupayakan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Baca Juga:
Judi Online Kian Mengkhawatirkan, Komisi I DPR Minta Ekosistemnya Diputus Total
Seruan tersebut disampaikan menyusul serangan militer Amerika Serikat terhadap sejumlah target di wilayah Iran pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis (30/7/2026) dini hari waktu Teheran.
Pemerintah AS menyatakan serangan itu dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.
Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical menilai eskalasi konflik tersebut berpotensi memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah sekaligus memicu dampak yang lebih luas terhadap keamanan dan perekonomian dunia.
Baca Juga:
Cindy Monica Desak Pengusutan Transparan Kasus Tewasnya Petani di Area Perkebunan Agrinas Palma Nusantara
Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah diplomasi untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang yang berkepanjangan.
"Indonesia harus konsisten menyuarakan penghentian serangan dan mendorong semua pihak menahan diri. Tidak ada persoalan yang dapat diselesaikan melalui perang berkepanjangan. Jalan dialog dan diplomasi harus menjadi pilihan utama," kata pria yang kerap disapa Deng Ical dikutip dari situs resmi DPR RI, Senin (3/8/2026).
Politisi Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan I tersebut juga meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di berbagai forum internasional untuk membangun dukungan global demi terciptanya gencatan senjata.