WahanaNews.co | Pemudik yang akan menggunakan angkutan umum kapal tidak perlu khawatir jika terlambat karena Terjebak macet.
Pasalnya, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin mengatakan, tiket kapal untuk menyeberang melalui Pelabuhan Merak tidak akan hangus jika memang pemilik tiket terjebak kemacetan luar biasa di Gerbang Tol Pelabuhan Merak.
Baca Juga:
Polda Banten Tangkap Lima Pelaku Pembunuhan Berencana Setelah Penemuan Mayat di Tol
"Kondisi force majeure aman. Tiket tidak expired jika pengguna jasa terlambat tiba di pelabuhan dikarenakan kondisi kemacetan luar biasa," kata Shelvy, Rabu (27/4/2022).
Lebih lanjut, Shelvy mengungkapkan, pemudik yang terjebak kemacetan luar biasa dan tertinggal kapal, akan diarahkan petugas penjaga dari ASDP untuk keberangkatan selanjutnya.
"Iya ada petugas di lapangan mas, stopper. Iya, intinya jika itu kondisi force majeure, maka tiket tidak expired," terang Shelvy.
Baca Juga:
BNNP Banten Waspadai 60 Dermaga Sebagai Jalur Peredaran Gelap Narkotika
Shelvy mengatakan, tiket baru hangus apabila calon penumpang salah membeli rute kapal atau jika sudah melewati batas refund atau pengembalian dana pembelian tiket.
"Contoh, ada penumpang yang beli tiket, pelabuhannya terbalik. Harusnya dia (pergi) Merak - Bakauheni, tapi dia belinya Bakauheni-Merak," ujarnya.
"Kalau sudah lewat batas waktu refund ya otomatis hangus, dan harus beli tiket baru," tambah dia.
Pengembalian dana pembelian tiket bisa dilakukan dua jam sebelum keberangkatan.
Kendati demikian, Shelvy menyarankan kepada pemudik agar membeli tiket dengan cara reservasi sebelum masuk tol Merak untuk menghindari terjebak kemacetan.
Sebab, ia menyadari akan terjadi kemacetan luar biasa pada mudik tahun ini.
Selain itu, pemudik juga diimbau mengatur jadwal keberangkatannya agar tidak terlambat sampai di pelabuhan.
"Pastinya pengguna jasa dengan melihat kondisi belakangan, akan mengatur waktu keberangkatannya. Kita imbau untuk reservasi tiket, jangan beli tiket online-nya setelah keluar dari tol Merak," kata Shelvy.
Sebelumnya diberitakan, Pelabuhan Merak, Banten, dipadati kendaraan yang hendak naik kapal untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Selasa (26/4/2022).
Antrean kendaraan bahkan sampai meluber ke jalanan dekat pelabuhan. Pemudik harus menunggu sejak pagi hingga sore untuk naik ke kapal.
Pantauan pada Selasa pagi, pukul 08.45 WIB, antrean kendaraan sudah mengular sejak 1 kilometer sebelum pintu masuk area pelabuhan.
Antrean kendaraan yang didominasi truk ini terjadi karena kantong parkir di pelabuhan sudah penuh, sehingga petugas kepolisian memberlakukan buka tutup. [rsy]