Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M. (kemeja hijau dan rompi hijau) saat meninjau progres perbaikan tanggul di Desa Tinanding, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (20/2/2026).
Dalam keterangannya, Suharyanto menyampaikan bahwa pada puncak kejadian, sedikitnya 50 desa terdampak banjir.
Baca Juga:
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Lampung hingga Jawa Tengah
Namun, hingga Jumat (20/2/2026), jumlah wilayah yang masih tergenang terus berkurang.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M. (kemeja hijau dan rompi hijau) saat meninjau progres perbaikan tanggul di Desa Tinanding, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (20/2/2026).
“Per hari ini (Jumat), tersisa empat desa masih tergenang, tidak ada yang mengungsi tapi pemerintah daerah dan BNPB sudah mendorong logistik permakanan bagi warga terdampak,” ujar Suharyanto.
Baca Juga:
Cegah Dampak Banjir, Sistem EWS Dipasang dari Hulu hingga Hilir Sungai Bekasi
Ia menambahkan bahwa secara umum situasi sudah dalam kendali.
“Secara umum penanganan banjir di Kabupaten Grobogan relatif terkendali,” imbuhnya.
Perbaikan tanggul terus dipercepat oleh dinas terkait mengingat dampak kerusakan yang cukup signifikan, termasuk terputusnya akses di ruas Jalan Raya Semarang–Godong yang menjadi jalur vital penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.