“Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar Maruli.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki sumber daya alam dan potensi yang sangat besar.
Baca Juga:
Gaya Berkelas Gubernur Malut Sherly Tjoanda Saat Temui Jenderal Maruli
Namun, potensi tersebut harus dioptimalkan melalui inovasi dan pengelolaan yang tepat agar mampu mendukung ketahanan nasional sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Lebih jauh, Maruli menegaskan bahwa pembinaan kekuatan TNI AD harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan.
Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan postur pertahanan yang modern, profesional, serta adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Baca Juga:
Panglima TNI Mutasi 117 Pati, 9 Diposisikan di Jajaran Stafsus Maruli Simanjuntak
Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa seluruh kebijakan Presiden yang bertujuan meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan rakyat perlu mendapat dukungan penuh dari semua pihak, termasuk institusi pertahanan.
Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, hingga organisasi masyarakat.
Kehadiran para peserta dari beragam latar belakang diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan nasional.