WAHANANEWS.CO - Trinitas Church Youth Choir (TCYC) sukses menggelar konser perdana bertajuk “Senandung Bhinneka” di Auditorium Sekolah Bunda Mulia Citra, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).
Konser tersebut menampilkan puluhan lagu nasional dan nusantara yang dibawakan oleh generasi muda Gereja Trinitas Paroki Cengkareng.
Baca Juga:
DPR Dorong Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Tarik Pulang Talenta Indonesia
Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak dan kaum muda untuk mengembangkan bakat sekaligus mengekspresikan kecintaan terhadap keberagaman budaya Indonesia melalui seni musik dan paduan suara.
Mengusung semangat Bhinneka Tunggal Ika, “Senandung Bhinneka” tidak hanya menjadi pertunjukan musik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan mengenalkan kekayaan musikal Nusantara.
Konser tersebut sekaligus digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga:
Hadapi Ketidakpastian Dunia, DPR Dorong Penguatan Kedaulatan Energi dan Pangan
TCYC dibentuk pada 2025 sebagai wadah bagi anak-anak dan kaum muda yang memiliki minat dalam pelayanan musik, khususnya dalam bidang bernyanyi di Gereja Trinitas Paroki Cengkareng.
Di bawah naungan Seksi Liturgi Paroki Cengkareng, TCYC hadir untuk memupuk semangat pelayanan musik liturgi sekaligus mengembangkan potensi generasi muda.
Para penampil dalam konser perdana tersebut berasal dari kelompok Bina Iman Anak (BIA), Bina Iman Remaja (BIR), dan Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Trinitas Paroki Cengkareng.
Apresiasi Pastor Gereja Trinitas
Kepala Pastor Gereja Trinitas Paroki Cengkareng, Romo Reynold Agustinus Sombolayuk OMI, mengapresiasi pelaksanaan konser perdana tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, Seksi Liturgi, Seksi Musik, Dion selaku penggagas kegiatan, serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk berlatih hingga konser dapat terlaksana.
“Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang sudah berikan, terlebih oleh panitia, seksi liturgi, seksi musik, Dion dan teman-teman yang sudah merencanakan ini bersama panitia sehingga bisa terwujud,” kata Romo Reynold.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti kegiatan tersebut.
Selain itu, Romo Reynold menyampaikan terima kasih kepada Sekolah Bunda Mulia Citra yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan konser.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Sekolah Bunda Mulia Citra yang sudah menyediakan tempat yang luar biasa ini untuk mengadakan program yang bagus sekali ini,” ujarnya.
Menurutnya, konser tersebut terlaksana melalui dukungan sponsor dan hasil penjualan tiket, tanpa menggunakan dana dari gereja.
Romo Reynold menilai kegiatan tersebut layak mendapatkan dukungan karena menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, khususnya di bidang musik dan bernyanyi.
“Ini luar biasa yang harus kita dukung dan apresiasi. Kita bersyukur atas dukungan, perhatian dan segala bentuk keterlibatan yang diberikan, terlebih untuk adik-adik kita agar bisa memaksimalkan potensi yang mereka miliki, khususnya dalam musik dan bernyanyi untuk memuliakan Tuhan,” tuturnya.
Romo Reynold berharap konser perdana TCYC dapat memberikan hiburan sekaligus menjadi ruang bagi orang tua untuk terus mendukung perkembangan bakat anak-anak.
Ia menegaskan, TCYC tidak hanya menjadi wadah pertunjukan musik, tetapi juga bagian dari pelayanan rohani, untuk memuliakan Tuhan dan memperkuat kebersamaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Dorong Generasi Muda Terus Berkarya
Sementara itu, Dion selaku penggagas konser berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para peserta untuk semakin giat mengembangkan kemampuan bernyanyi.
Konser yang berlangsung sekitar dua jam itu diharapkan memberikan pengalaman sekaligus bekal bagi para peserta untuk mengembangkan bakat mereka di lingkungan masing-masing.
“Harapannya anak-anak semakin giat belajar bernyanyi. Apa yang sudah didapat bisa bermanfaat di lingkungan dan wilayah masing-masing, terutama untuk musik liturgi di Gereja Trinitas Paroki Cengkareng. Tentu kami berharap TCYC semakin berkembang dan maju,” kata Dion.
Dion juga berpesan kepada generasi muda Gereja Trinitas Paroki Cengkareng agar tidak takut bermimpi dan terus menggali potensi yang dimiliki.
“Tetap kejar apa yang menjadi mimpimu, apa yang menjadi cita-citamu. Selalu gali kemampuan dan bakatmu,” pungkasnya.
Dion juga berharap melalui konser “Senandung Bhinneka”, TCYC diharapkan dapat terus berkembang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang musik sekaligus mengambil bagian dalam pelayanan gereja.
Kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa seni musik dapat menjadi sarana untuk merayakan keberagaman Indonesia serta memperkuat semangat persatuan di kalangan generasi muda.