WAHANANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyambut positif rencana pemerintah menghadirkan program dokter terbang sebagai salah satu terobosan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
Program tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk membantu masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan maupun tenaga medis.
Baca Juga:
Menkes Targetkan Serapan Anggaran Kemenkes Tembus di Atas 95 Persen, Tata Kelola Diperbaiki
Pernyataan itu disampaikan Charles sebagai respons terhadap pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.
Menurut Charles, pemerataan akses kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Di sejumlah wilayah, ketersediaan fasilitas kesehatan serta tenaga medis dan tenaga kesehatan masih belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:
Plh Kepala BGN Heran Era Dadan Hindayana Raih WTP, Padahal Serapan Anggaran Cuma 66 Persen
“Tentu kita menyambut baik, karena hari ini kita menyadari bahwa fasilitas kesehatan termasuk kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga medis masih jauh dari kata memadai. Jadi kalau ke depan ada rencana, ada program seperti itu (dokter terbang) tentu kita sangat mendukung karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Charles, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sabtu (15/8/2026).
Meski mendukung rencana tersebut, Charles menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fasilitas atau peluncuran program baru.
Pemerintah, kata dia, juga perlu memperhatikan kesinambungan anggaran kesehatan serta kondisi dan kesejahteraan para tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.