Sementara itu, Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo menyampaikan bahwa perkembangan olahraga biliar di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, semakin banyaknya fasilitas dan komunitas biliar di berbagai daerah menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut.
Baca Juga:
FIBA dan MILO Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis, Menpora Soroti Pengembangan Basket Grassroot
Namun demikian, Hary menilai bahwa kompetisi tetap menjadi faktor paling penting untuk mempercepat perkembangan kualitas atlet maupun popularitas olahraga biliar di Indonesia.
"Billiard kita lihat cukup berkembang dimana-mana dan salah satu yang bisa mentriger adalah kompetisi agar billiard lebih berkembang lagi. Kita mulai dari kompetisi daerah, kompetisi nasional dan akhirnya kita beranikan untuk kompetisi internasional," ujar Hary Tanoe.
Dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen internasional ini juga datang dari atlet biliar nasional Jeffry Zen.
Baca Juga:
Indonesia Inisiasi SEAMMYS 2026 di Bali, Negara Asia Tenggara Sepakati Deklarasi Bali
Ia menilai kehadiran kompetisi dengan level tinggi seperti Predator-PBC Indonesia International Open 2026 merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan para pebiliar Indonesia.
"Kompetisi seperti inilah yang sangat diinginkan oleh pebilliard-pebilliard di Indonesia, jadi kita sangat apresiasi kepada Ketum POBSI yang telah membuat even sekelas internasional. Kompetisi ini sangat baik untuk generasi-generasi muda pebilliard Indonesia," ujarnya.
Jeffry menambahkan bahwa pengalaman bertanding melawan atlet-atlet dunia akan memberikan pembelajaran berharga bagi para pebiliar muda.