Dari setiap pertandingan, atlet dapat mengevaluasi kekurangan, meningkatkan kemampuan teknik maupun mental, serta menjadikan kegagalan sebagai motivasi untuk berkembang lebih baik.
"Dari kompetisi seperti ini atlet akan lebih banyak pengalaman, ketika gagal akan terus berlatih lebih keras untuk terus mencoba hingga prestasi terbaik," tutupnya pada acara yang juga dihadiri CEO PBC Kevin Sanjaya, Sekjen KONI Pusat Lukman Djajadikusuma dan Exco KOI Endri Erawan.
Baca Juga:
FIBA dan MILO Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis, Menpora Soroti Pengembangan Basket Grassroot
Melalui penyelenggaraan Predator-PBC Indonesia International Open 2026, Indonesia tidak hanya menunjukkan keseriusannya dalam membangun prestasi olahraga biliar, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai tuan rumah kompetisi olahraga internasional yang mampu menghadirkan atlet-atlet terbaik dunia.
Turnamen ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi lahirnya generasi baru pebiliar Indonesia yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat Asia maupun dunia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.