Dalam insiden kecelakaan tersebut, Syabda dan ibunya meninggal dunia.
Sementara ayah Syabda, Muanis Hadi Sutamto; kakak Syabda, Diana Sakti Anistyawati; dan adik, Tahta Bathari Cahyaloka mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga:
Pegawai KPK Diduga Peras Bupati Pemalang Rp1,2 Miliar, Ternyata Eks Ajudan Alexander Marwata
Dikutip dari Kompas.com (20/3/2023), Muanis, yang menjadi sopir saat peristiwa tersebut mengalami luka di bagian pelipis.
Sedangkan kakak Syabda Diana Sakti Anistyawati, mengalami luka memar di mata sebelah kanan.
"Terakhir ada Tahta Bathari Cahya Loka, warga Bekasi mengalami luka fraktur kaki kiri," kata Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho.
Baca Juga:
Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang Berbuntut Kritik Keras, Boyamin Pertanyakan Sistem KPK
4. Rencananya akan ke Sragen
Rencananya, Syabda dan keluarga hendak ke Sragen, Jawa Tengah untuk bertakziah karena sang nenek meninggal pada Minggu (19/3/2023) malam.
Paman Syabda, Taufiq Ismadi mengatakan, rencananya jenazah Syabda dan ibunya akan dibawa ke Mondokan Sragen, Jawa Tengah untuk dimakamkan.