WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tim nasional Iran dipastikan tetap berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026 meski sebelumnya sempat dibayangi ketidakpastian akibat memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) melakukan pertemuan khusus dengan FIFA guna membahas kesiapan dan jaminan pelaksanaan turnamen di Amerika Serikat.
Baca Juga:
Australia Gelar Pra-Latihan di Florida, Harry Souttar Kembali ke Skuad
Kepastian tampilnya Iran sekaligus meredam berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir.
Tim berjuluk Singa Persia itu bahkan telah memulai agenda persiapan serius dengan bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Amerika Serikat sebagai tuan rumah utama Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Iran sempat dikabarkan berpotensi mengundurkan diri dari turnamen akibat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Baca Juga:
Tersingkir Lagi! Italia Absen Tiga Kali Beruntun di Piala Dunia
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terkait keamanan serta kemungkinan hambatan perjalanan bagi skuad Iran selama berada di wilayah Amerika Serikat.
Situasi tersebut juga memunculkan rumor mengenai calon pengganti Iran apabila negara itu batal tampil.
Italia menjadi salah satu nama yang disebut-sebut berpeluang mengisi slot Iran di Piala Dunia 2026.
Namun, kabar tersebut akhirnya terbantahkan setelah FIFA dan FFIRI memastikan Iran tetap menjadi salah satu peserta resmi turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
"Insyaallah timnas kami main di Piala Dunia 2026, tanpa masalah dan bisa raih hasil terbaik," ujar Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj seperti dilansir Reuters. Ia memastikan persiapan tim nasional tetap berjalan sesuai rencana.
Menurut Taj, federasi sepak bola Iran telah menyampaikan sejumlah poin penting kepada FIFA dalam pertemuan yang digelar beberapa waktu lalu.
Salah satu fokus pembahasan diyakini berkaitan dengan jaminan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas tim nasional Iran selama mengikuti turnamen di Amerika Serikat.
"Saya senang bahwa mereka mendengarkan 10 poin dari kami dan mereka menawarkan solusi untuk masing-masing poin tersebut," katanya. Ia menilai respons FIFA cukup positif terhadap permintaan yang diajukan Iran.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan bahwa komunikasi dengan federasi sepak bola Iran berjalan sangat baik.
FIFA juga memastikan terus bekerja sama dengan pihak Iran agar seluruh kebutuhan tim dapat dipenuhi menjelang turnamen.
"Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dan konstruktif bersama dengan Federasi Sepak Bola Iran. Kami bekerja sama dengan erat dan sangat menantikan untuk menyambut mereka di Piala Dunia," ujar Grafstrom.
Pada Piala Dunia 2026 mendatang, Iran dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan fase grup di Amerika Serikat.
Di babak penyisihan grup, Iran akan menghadapi lawan-lawan berat yakni Selandia Baru, Belgia, dan Mesir dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]