Dalam insiden tersebut, sejumlah suporter Galatasaray diketahui tidak memiliki tiket resmi untuk memasuki stadion.
Mereka dilaporkan mencoba menerobos masuk dengan cara mendorong pagar pembatas yang berada di area stadion.
Baca Juga:
Paul Pogba Pimpin 51 Atlet Desak UEFA Larang Israel Tampil di Sepak Bola Internasional
Tidak hanya itu, sebagian suporter juga melakukan tindakan perusakan terhadap bus yang membawa rombongan pendukung dari pusat kota menuju stadion.
Kericuhan tidak berhenti di luar stadion saja.
Saat pertandingan berlangsung, sejumlah suporter tamu juga menyalakan serta melemparkan kembang api ke arah tribun Curva Nord.
Baca Juga:
Tekanan Politik AS Gagalkan Upaya Pembekuan Israel di UEFA
Akibat insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Meski pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, laga tersebut akhirnya dimenangkan oleh Juventus dengan skor 3-2.
Namun kemenangan itu tidak cukup untuk membawa Juventus lolos ke babak berikutnya.