WAHANANEWS.CO, Jakarta - Atlet berkuda muda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih posisi ketiga dalam ajang bergengsi yang digelar di Tashkent, Uzbekistan.
Atlet yang akrab disapa Dinov ini sukses mengharumkan nama Indonesia setelah mampu bersaing dan unggul dari sepuluh peserta lain yang berasal dari sembilan negara di kawasan Asia.
Baca Juga:
Timnas Hockey Putri Indonesia Tampil Perkasa, Juara Piala Asia Tengah 2025 di Uzbekistan
Prestasi tersebut diraih Dinov dalam kejuaraan Asian Equestrian Federation Mantena Cup pada kategori internasional CSI1*-B.
Hasil ini turut dikonfirmasi oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) pada Minggu, 26 April 2026, sebagai bentuk apresiasi atas capaian atlet nasional di level global.
Dalam persiapannya, Dinov memilih datang lebih awal ke lokasi pertandingan sejak Rabu, 22 April 2026, guna melakukan penyesuaian dengan kondisi lapangan serta lingkungan kompetisi.
Baca Juga:
Indonesia Tegaskan Dukungan terhadap Aksesi Uzbekistan ke WTO
Hal ini menjadi penting mengingat pihak penyelenggara menerapkan sistem kuda pinjam, yang mengharuskan setiap peserta beradaptasi dengan kuda yang diperoleh melalui undian (drawing).
“Waktu persiapan memang sangat minim dan menjadi tantangan tersendiri saat proses adaptasi dengan kuda hasil drawing. Saya juga merasa sangat beruntung karena didampingi oleh pelatih berkuda asal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov yang banyak membantu saya pada saat beradaptasi dengan kuda disana,” ujar Dinov.
Kompetisi ini tergolong dalam kategori terbuka yang mayoritas diikuti oleh atlet-atlet senior berpengalaman, khususnya dari negara-negara kawasan Arab.
Meski demikian, Indonesia tampil berani dengan mengirimkan atlet dari kelompok usia muda atau level junior, menjadikannya salah satu dari hanya tiga negara yang menurunkan wakil di kategori tersebut.
Dalam pertandingan, Dinov tampil impresif dengan mencatatkan babak tanpa kesalahan (clear round) saat menunggangi kuda bernama Jangcy L.
Ia menyelesaikan lintasan dengan waktu 56,96 detik, sebuah capaian yang cukup kompetitif di tengah ketatnya persaingan.
Adapun posisi juara pertama diraih oleh atlet tuan rumah Uzbekistan, Dilshod Shokirov, yang mencatatkan waktu 54,91 detik.
Sementara peringkat kedua ditempati Anna Sigidina dengan torehan waktu 55,58 detik, yang menunjukkan betapa tipisnya selisih waktu antar peserta di papan atas.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PP Pordasi dan seluruh pihak yang telah membantu sejak keberangkatan hingga mengikuti kejuaraan di Uzbekistan,” ucap Dinov.
Sebelumnya, proses seleksi atlet yang mewakili Indonesia dalam ajang ini dilakukan melalui kompetisi Patriot Equifest yang berlangsung pada 9 hingga 12 April 2026.
Keberhasilan Dinov meraih podium internasional ini diharapkan menjadi motivasi serta dorongan positif bagi perkembangan olahraga berkuda, khususnya cabang ketangkasan, di Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat dunia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]