"Liga Primer Inggris sedang berada dalam fase yang rumit. Meski pendapatan dari sponsor dan hak siar meningkat, klub-klub di liga terkaya di dunia menemui kesulitan untuk meraih keuntungan," ujar Moises Assayag dalam keterangannya seperti dilansir AS, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.
Di sisi lain, tekanan finansial tersebut tidak mengurangi agresivitas klub-klub Inggris dalam memburu pemain baru.
Baca Juga:
Manchester City Resmi Boyong Wonderkid Leicester Jeremy Monga, Kontrak hingga 2031
Berdasarkan data Transfermarkt, total belanja klub-klub Liga Primer Inggris pada bursa transfer musim panas 2026 telah mencapai sekitar 1,39 miliar euro.
Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara lima liga elite Eropa. Serie A Italia berada di posisi kedua dengan total pengeluaran sekitar 585,5 juta euro, disusul Bundesliga Jerman sebesar 434,2 juta euro, LaLiga Spanyol sekitar 307 juta euro, serta Ligue 1 Prancis yang mencatatkan belanja sekitar 245 juta euro.
Dominasi Liga Primer Inggris juga terlihat dari aktivitas transfer pemain. Empat dari lima transaksi termahal pada bursa transfer musim panas 2026 melibatkan klub-klub Inggris.
Baca Juga:
Erling Haaland Resmi Jadi Pencetak 100 Gol Tercepat Sepanjang Era Liga Inggris
Fakta ini semakin memperlihatkan besarnya daya beli klub-klub Liga Inggris, meskipun kondisi keuangan sebagian besar dari mereka tengah menjadi sorotan.
Direktur Eksekutif Foot Pro, Verediano Pinheiro, menilai industri sepak bola saat ini telah berkembang jauh melampaui sekadar olahraga.
Menurutnya, sepak bola kini menjadi industri hiburan global yang menawarkan potensi bisnis sangat besar sehingga menarik minat investor dari berbagai negara.