WAHANANEWS.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama Kelme Indonesia secara resmi meluncurkan jersey terbaru untuk Tim Nasional Indonesia dalam sebuah festival bertajuk Leave Your Mark Fest 2026.
Acara peluncuran tersebut digelar meriah di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Jakarta, dan berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Maret 2026.
Baca Juga:
PSSI Dorong Jurnalis Sepak Bola Perkuat Literasi Publik Lewat Pemberitaan Berkualitas
Festival ini menjadi momentum penting bagi pecinta sepak bola Tanah Air untuk melihat secara langsung desain terbaru kostum yang akan dikenakan oleh para pemain Timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional mendatang.
Selain sebagai ajang peluncuran produk, kegiatan ini juga dirancang sebagai perayaan kebanggaan dan dukungan masyarakat terhadap Tim Nasional Indonesia.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menjelaskan bahwa konsep peluncuran jersey kali ini dibuat berbeda dengan menghadirkan pengalaman langsung bagi para penggemar sepak bola.
Baca Juga:
Empat Talenta Muda Muara Enim Tembus Program Pembinaan Sepak Bola Sumsel 2026
Menurutnya, festival ini tidak hanya berfokus pada peluncuran produk semata, tetapi juga bertujuan memperkuat hubungan antara Timnas Indonesia dengan para pendukungnya.
“Leave Your Mark Fest kami hadirkan sebagai pengalaman yang melibatkan para penggemar secara langsung. Kami ingin peluncuran jersey Timnas menjadi momen yang dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat,” ucap Kevin Wijaya usai peluncuran pada Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam peluncuran tersebut, Kelme memperkenalkan dua varian utama jersey Timnas Indonesia, yaitu Home dan Away untuk tim sepak bola.
Selain itu, koleksi jersey juga disiapkan untuk skuad futsal nasional sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga sepak bola dan futsal di Indonesia.
Jersey terbaru ini diproduksi dalam dua pilihan tipe, yakni Player Issue yang dilengkapi teknologi performa untuk kebutuhan pertandingan, serta Replica Issue yang dirancang dengan harga lebih terjangkau bagi para penggemar.
Kedua jenis jersey tersebut tetap mengutamakan kenyamanan, kualitas bahan, serta desain yang merepresentasikan semangat dan identitas Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai peluncuran jersey ini menjadi bagian dari langkah positif dalam perkembangan sepak bola nasional.
Ia mengapresiasi komitmen Kelme yang tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.
"Kelme tidak hanya memberikan produk berkualitas, tetapi juga menunjukkan kepercayaan kepada sepak bola dan futsal Indonesia,” ujar Erick
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Victor Sianipar.
Ia menyambut baik kehadiran festival olahraga tersebut karena dinilai mampu mendekatkan olahraga kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki minat besar terhadap sepak bola dan futsal.
“Bagi Timnas Futsal Indonesia, jersey Kelme bukan hanya perlengkapan pertandingan tetapi simbol aspirasi generasi muda,” kata Michael. Ia berharap semakin banyak komunitas terlibat dalam pengembangan ekosistem futsal dan sepak bola Indonesia.
Peluncuran jersey ini juga dihadiri oleh sejumlah pemain Timnas Indonesia dari berbagai kategori. Mereka tampil mengenakan jersey terbaru di hadapan para pengunjung festival.
Beberapa di antaranya adalah pemain Timnas senior Hokky Caraka, pemain Timnas Putri Viny Silfianus, serta kiper Timnas Futsal Indonesia Ahmad Habibie.
Selain seremoni peluncuran jersey, Leave Your Mark Fest 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung.
Mulai dari pertandingan persahabatan (fun match), tantangan keterampilan sepak bola (skill challenge), hingga kompetisi freestyle football yang melibatkan komunitas pecinta sepak bola.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, festival ini diharapkan mampu menjadi ruang interaksi bagi komunitas sepak bola dan futsal.
Selain itu, acara ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan dukungan serta kebanggaan mereka terhadap Tim Nasional Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]