Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan potensi dan rekam jejak prestasi atlet asal Maluku Utara yang selama ini cukup menonjol di tingkat nasional.
“Saya ingin memfokuskan pembinaan olahraga pada cabang atletik, sepak bola, dan tinju. Alasannya sederhana, karena banyak atlet berprestasi di cabang tersebut berasal dari Maluku Utara,” tuturnya.
Baca Juga:
Pemerintah Genjot PLTSa, Solusi Atasi Ancaman Overkapasitas Sampah 2028
Lebih lanjut, Sherly menyampaikan harapannya agar Maluku Utara mampu membangun identitas baru sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam dunia olahraga nasional.
Ia menilai, kebangkitan prestasi olahraga daerah dapat menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi generasi muda.
“Saya ingin Maluku Utara tidak hanya dikenal karena potensi nikelnya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki prestasi olahraga. Maluku Utara pernah berjaya karena potensi olahraganya. Saya ingin potensi tersebut kembali hadir,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga:
Dorong Efisiensi Energi, Pemerintah Imbau Kebiasaan Sederhana hingga WFH ASN
Menanggapi hal tersebut, Menpora Erick menyatakan dukungan penuh terhadap rencana strategis yang disampaikan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga siap memberikan pendampingan, fasilitas, serta berbagai program pembinaan guna mempercepat peningkatan kualitas atlet di daerah.
“Dari pertemuan ini, saya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi. Kemenpora siap berkolaborasi dengan daerah dan memberikan dukungan dalam pembinaan atlet serta pengembangan ekosistem olahraga,” pungkasnya.