WAHANANEWS.CO, Jakarta – Leicester City dikabarkan masuk dalam daftar klub yang akan dilepas oleh pemiliknya, King Power.
Perusahaan asal Thailand tersebut disebut tengah membuka peluang untuk menjual klub dan mencari calon investor baru dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 juta poundsterling atau sekitar 230 juta euro.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan Minta Penyebab Keracunan MBG di Karo Diusut Tuntas
Menurut laporan BBC, King Power telah menunjuk Citigroup, bank investasi asal Amerika Serikat, untuk membantu proses penjualan Leicester City.
Penunjukan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya mencari pihak yang berminat mengambil alih kepemilikan klub.
Tidak hanya tim utama putra, paket penjualan Leicester City disebut mencakup sejumlah aset penting lainnya.
Baca Juga:
Kasus Pengancaman di Sumbul Dairi, DSS Ditetapkan Sebagai Tersangka
Di antaranya adalah tim putri, akademi klub, King Power Stadium, serta kompleks latihan Seagrave.
Dengan demikian, calon pembeli berpotensi mendapatkan keseluruhan aset utama yang berkaitan dengan operasional Leicester City.
King Power telah menjadi pemilik Leicester City sejak 2010.