"Kami adalah tim yang mencetak banyak gol dan sangat sedikit kebobolan. Ini adalah tim yang kooperatif, murah hati, dan memiliki organisasi pertahanan yang dirancang dengan cermat," kata De la Fuente.
Mengenai perjalanan Spanyol sepanjang turnamen, De la Fuente mengaku tidak pernah kehilangan keyakinan terhadap kemampuan para pemainnya.
Baca Juga:
Dunia Mengakui Kehebatan La Roja, Ini Deretan Rekor Bersejarah yang Baru Saja Diciptakan
Ia memilih mengabaikan berbagai kritik dari luar dan lebih fokus menjaga suasana positif di dalam ruang ganti agar para pemain tetap percaya diri.
"Setelah pertandingan pertama, kami tahu bahwa inilah jalur yang benar. Selama 52 hari, tidak ada satu pun masalah yang terjadi di dalam tim," ucap De la Fuente.
Pelatih asal Spanyol itu juga memberikan apresiasi khusus kepada Ferran Torres yang menjadi penentu kemenangan pada laga final.
Baca Juga:
Tongkat Komando Yonif 142/Ksatria Jaya Resmi Berganti
Menurutnya, gol tersebut menjadi jawaban atas berbagai kritik yang selama ini diarahkan kepada sang penyerang.
"Saya sangat senang karena Ferran mencetak gol di final. Ketika seseorang menerima kritik yang tidak adil, kehidupan akan memberi kesempatan untuk membuktikan dirinya," ujar De la Fuente.
Ia kemudian membandingkan perjalanan Ferran Torres dengan Álvaro Morata.