"Yang dilakukan saat ini bukan perubahan AD/ART, melainkan penggunaan klausul pengecualian. Kepengurusan tetap menjalankan mandat hingga Kongres diselenggarakan pada Maret 2029 sebagaimana diputuskan dalam Rapat Anggota," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Etik NOC Indonesia, Anthony C. Sunarjo, menilai penyesuaian jadwal Kongres merupakan langkah strategis agar organisasi dapat memusatkan perhatian terhadap persiapan Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca Juga:
Rizki Juniansyah Raih Best of the Best di Ajang The Game Changer Award NOC Indonesia
Menurutnya, proses pembinaan atlet membutuhkan kesinambungan program dan konsentrasi penuh sehingga tidak terganggu oleh agenda pergantian kepengurusan.
"Persiapan menuju Olimpiade tidak dapat dilakukan hanya dalam hitungan bulan, tetapi idealnya sudah dimulai setidaknya dua tahun sebelumnya. Karena itu, anggota memandang lebih tepat apabila Kongres dilaksanakan setelah Olimpiade," ujar Anthony.
Anthony menambahkan, tim penyempurnaan AD/ART nantinya akan menyesuaikan aturan organisasi dengan perkembangan regulasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga:
NOC Indonesia Kenalkan Safeguarding Secara Langsung di Ajang Kejurnas Akuatik GBK
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan tata kelola NOC Indonesia tetap mengacu pada Olympic Charter serta prinsip-prinsip good governance, sehingga organisasi mampu menjalankan fungsi pembinaan olahraga secara lebih profesional dan akuntabel di masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.