Keberhasilan Wehrlein tidak terlepas dari penampilan konsistennya sepanjang musim. Pembalap asal Jerman itu berhasil mencatatkan tiga kemenangan, enam kali finis di podium, serta mengamankan empat pole position.
Catatan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membawanya bertahan di posisi teratas klasemen hingga seri terakhir.
Baca Juga:
Formula E Kembali Digelar: Publik Berharap Jakarta Maju dan Sukses
Gelar Formula E 2025/26 menjadi titel dunia kedua bagi Wehrlein. Dengan pencapaian tersebut, ia kini menyamai torehan Jean-Eric Vergne sebagai pembalap yang telah dua kali menjadi juara dunia Formula E.
Prestasi tersebut juga memiliki arti khusus bagi motorsport Jerman. Wehrlein menjadi pembalap Jerman pertama yang kembali memenangkan gelar dunia single-seater sejak Nico Rosberg menjuarai Formula 1 pada 2016.
Usai memastikan gelar, Wehrlein mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa tim Porsche yang mampu mempertahankan konsistensi meski berada di bawah tekanan hingga balapan terakhir musim ini.
Baca Juga:
Kemenangan Pascal Wehrlein di Miami E-Prix 2025 Bawa Angin Segar Formula E Jakarta E-Prix 2025
"Kami menetapkan standar sangat tinggi dalam 15 balapan pertama musim ini. Dan hari ini kami berhasil menuntaskan tugas kami," kata Wehrlein dikutip dari laman Formula E.
Wehrlein kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Porsche yang telah bekerja keras sepanjang musim.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Nico Muller yang dinilai turut memberikan kontribusi besar dalam perjalanan tim menuju gelar juara dunia.