Begitu juga kekalahan dalam satu nomor pertandingan akan berdampak pada perolehan poin tim.
Dengan itu, setiap pemain dibebani target kemenangan untuk mencapai poin tertinggi tim.
Baca Juga:
Piala Thomas Lepas ke India, Taufik Hidayat Kritik PBSI
Praktis, tim dengan kekuatan dan kualitas terbaik pemain merata memiliki peluang lebih besar untuk menang.
Maka, setiap negara sebisa mungkin menurunkan pemain-pemain terbaiknya untuk memperkuat tim.
Karena itulah, dalam keikutsertaannya, tim Indonesia hampir selalu diperkuat oleh pemain-pemain juara dunia.
Baca Juga:
Indonesia Tumbang 0-3, India Juara Piala Thomas 2022
Tahun ini, tim putra Indonesia mengandalkan Anthony Sinisuka Ginting (peringkat kelima), Jonatan Christie (peringkat ketujuh), Shesar Hiren Rhustavito (peringkat ke-19), dan Chico Aura Dwi Wardoyo (peringkat ke-64) pada nomor tunggal putra.
Sementara itu, nomor ganda putra diperkuat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (peringkat pertama), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (peringkat kedua), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (peringkat ketujuh), dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (peringkat ke-37).
Di kejuaraan Piala Thomas sebelumnya, Indonesia sebenarnya juga diisi oleh pemain kelas dunia.